• arnaku
    Senin, 06-03-2017 20:04 WIB
    Terima kasih Rohani. Sebenarnya tidak ada patokan pasti berapa lama waktu yang diperlukan. Beberapa nama yang Anda sebut itu ada yang di Bandung bagian utara (Tangkuban Parahu), ada yang di tengah kota (Trans Studio dan Museum Asia Afrika) dan ada di Bandung bagian selatan (Kawah Putih dan Cibaduyut). Yang jelas, akan sulit kalau dalam satu hari hendak ke dua lokasi yang berlawanan tempat, antara Bandung bagian Utara dan bagian selatan sekaligus.
  • Rohani
    Senin, 06-03-2017 19:58 WIB
    Arnaku, untuk wisata di Bandung dan sekitar, sebenarnya perlu waktu berapa lama? beberapa nama yang cukup populer seperti Tangkuban Perahu, Kawah Putih, Trans Studio, Factory outlet, Cibaduyut, Museum Asia Afrika dan beberapa tempat yang populer.
  • arnaku
    Senin, 06-03-2017 19:46 WIB
    Terima kasih Pak Deni, dengan senang hati kami menerima tulisan atau artikel dari pengunjung situs kami. Temanya tentu saja yang berkaitan dengan dunia wisata. Bisa berdasarkan pengalaman atau pun berdasarkan referensi dan kepustakaan. Asalkan tulisan itu bukan plagiat atau menjiplak orang lain.
  • arnaku
    Senin, 06-03-2017 19:43 WIB
    Bu Yuli, terima kasih dan mohon maaf baru balas. Soal villa, bisa sewa villa saja juga bisa paket tour dan service sesuai dengan yang Anda butuhkan.
  • Deni
    Rabu, 08-02-2017 09:21 WIB
    Hai arnaku, bisakah kami mengirimkankan artikel untuk dimuat di arnaku? apakah temanya bebas? Terima kasih
Kontak Kami
 

Jl. Rajamantri Tengah No. 4
Bandung. 40264. Indonesia

Phone +62 812 2240 8615 (phone/WA)
+62 22 615 777 74

 

Peta Bandung

Museum Konferensi Asia Afrika

Museum Konferensi Asia Afrika yang juga dikenal dengan Gedung Merdeka ini dibangun pada tahun 1879 oleh duo arsitek Belanda, Van Galen dan Wolff Schoemaker. Gedung Merdeka awalnya dikenal sebagai gedung "Societeit Concordia". Gedung ini merupakan gedung terbaik pada saat itu.


Setelah meraih kemerdekaan, Indonesia menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika di Gedung Merdeka ini pada tanggal 18 - 24 April 1955 yang dihadiri 29 negara dari Asia dan Afrika. Gedung Merdeka ini kemudian diresmikan sebagai Museum Konperensi Asia Afrika pada tahun 1980.

Saat ini Museum Konperensi Asia Afrika menampilkan koleksi-koleksi yang berasal dari konferensi-konferensi internasional, termasuk Konferensi Asia Afrika Pertama (berupa foto-foto, surat-surat, bendera-bendera, dan sebagainya). Museum ini juga memiliki sebuah perpustakaan (dibuka pada tahun 1985) dan sebuah ruang audio visual yang mempertontonkan film dokumenter mengenai kondisi tahun 1950-an dari negara-negara yang menghadiri konferensi di Bandung dan lain sebagainya.

Wisata Terkait