• Arnaku
    Rabu, 20-02-2019 08:59 WIB
    studi banding dan sharing pendidikan berupa kunjungan ke sekolah sekolah pilihan yang utamanya ada di Bandung. Bisa sekolag umum atau sekolah Islam Untuk tingkat TK, SD, SMP atau SMA. Biasanya ada hal khusus, seperti tentang kelas inklusi, tentang boarding school, tentang kurikulum, program ekstrakurikuler dan lain-lain. Kami nanti akan usulkan sekolah sesuai dengan keperluannya. Terima kasih.
  • Taufik Nur
    Rabu, 13-02-2019 11:54 WIB
    Kalau acara studi banding sekolah apa lokasinya ada di kota Bandung atau di luar Bandung?
  • Arnaku
    Senin, 03-12-2018 11:02 WIB
    Alif AR, di Bandung kini memang makin banyak yang jalan-jalan dengan bersepeda. Di sejumlah lokasi jalan, memang tersedia penyewaan sepeda, seperti di Jl. Asia Afrika, Jl. Martadinata (Riau) atau yang lain. Soal Berapa lamanya sebenarnya tergantu ke mana saja lokasi yang dituju. Umumnya orang yang berwisata adengan bersepeda ke lokasi lokasi bersejrah atau tempat yang bagus untuk berfoto, seperti seputara Jl. Asia Afrika, Gedung Sate, Balaikota, Monumen Berjuangan dan Gasibu. Ada yang 2 jam sudah merasa cukup, ada juga yang sampai tengah hari, bahan sore. Memang tergantung pada minat dan kepentingannya, sih... Mangga dicoba sepehan di Bandung, he he he...
  • Alif AR
    Senin, 03-12-2018 10:49 WIB
    Mau tanya kalau jalan jalan di kota Bandung dengan sepeda itu perlu waktu berapa lama? Mohon infonya, terima kasih
  • Arnaku
    Jumat, 16-11-2018 14:20 WIB
    Susiana, kawasan bersejarah Bandung cukup banyak. Ada Gedung Sate, Jl. Braga yang mendapat julukan Paris van Java, Gedung Asia Afrika yang dulu merupakan gedung pertemuan para pengelola perkebunan di tanah Priangan. Tentang sejarah tempat tempat itu Anda bisa telusuri lewat internet. Cukup banyak informasi yang tersedia.
Kontak Kami
 

Jl. Rajamantri Tengah No. 4
Bandung. 40264. Indonesia

Phone +62 812 2240 8615 (phone/WA)
+62 22 615 777 74

 

Peta Bandung

Kosasih dan Kopyah

Sejak usia 20 tahun, Kosasih sudah membuat kopyah. Kini usianya 50 tahun. Entah sudah berapa banyak kopyah yang ia hasilkan.

Tinggal di Banjaran,  Kabupaten Bandung, tidak kurang dari 200 kopyah setiap bulan yang dikerjakan bersama istrinya. Baik itu kopyah seragam sekolahm mahasiswa, kopyah AC (berlubang di bagian penutup atasnya), kopyah dengan logo bordiran, kopyah untuk perkikahan, jamaah umrah dan haji. “Pokoknya segala macam kopyah”, katanya.  

Kosasih bisa disebut pengrajin tulen. Tidak memiliki produk yang ia jual sendiri,  hanya menerima pesanan. Dan itu sudah menjadi pilihannya. Terima pesanan, dikerjakan dalam tempo sesuai kesepakatan, termasuk soal pembayarannya. Selesai pesanan, selesai juga urusan. “Lebih baik begitu. Mudah urusan dan tidak berisiko”, jelasnya.

Pengalamannya selama 30 tahun kiranya bisa menjadi gambaran ketrampilannya. Sayangnya, anak-anaknya sepertinya belum ada yang berhasrat melanjutkan atau mewarisi ketrampilannya. Dan Kosasih bertekad untuk terus membuat kopyah. Entah sampai kapan.

Untuk pesanan kopyah, kata Kosasih,  biasa lewat  lewat nomor: 0813 2240 8615.

News-from-Bandung Terkait